
Program East Java Super Coridor (EJSC)
Program East Java Super Coridor (EJSC) yang akan dilaksanakan awal Maret 2019 yang berkedudukan di Badan Koordinasi Wilayah Pemerintahan dan Pembangunan Provinsi Jawa Timur (Bakorwil V Jember), yang rencananya akan mulai beroperasi setelah pelantikan Gubernur Jawa Timur periode masa jabatan 2019-2023. Program East Java Super Coridor sendiri bertujuan untuk memberikan kemudahan dan mendekatkan kepada masyarakat Jawa Timur untuk memperoleh informasi potensi investasi dan kemudahan perijinan yang nantinya tersedia di 5 Bakorwil yang dimiliki oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Optimalisasi peran dan fungsi Bakorwil di Jawa Timur yang akan di sinkronkan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2019 dengan program kerja Gubernur Jawa Timur masa jabatan 2019 – 2023 Nawa Bhakti Satya. Dalam program EJSC sendiri berfungsi untuk mengatasi sejumlah masalah terutama masalah ekonomi. Ada penguatan tugas dan fungsi Bakorwil untuk melayani masyarakat di daerah terutama di wilayah kerja Bakorwil untuk merespon kebutuhan milenial dan ekonomi yang relatif kurang bisa bersaing.
Di era milienial saat ini, perubahan mindset kaum milenial mengalami peningkatan pemikiran pengetahuan menuju ke era digitalisasi, dimana semua pengetahuan dan informasi didapatkan secara mudah. Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan lapangan pekerjaan yanga ada saat ini, dimana para pekerja di perusahaan, yang pada umumnya merupakan tenaga kerja permanen menjadi tenaga kerja kontrak sementara (short – term contract), independent workers, maupun karyawan tidak tetap (temporary workers). Hal ini yang melatar belakangi adanya Program Milinelial Job Centre untuk memudahkan akses informasi lapangan pekerjaan.
Program Milinelial Job Centre ini di khusus kan bagi kalangan pemuda untuk mengembangkan diri serta bisa menciptakan lapangan pekerjaan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Pada tahapan awal, akan di adakan seleksi kebutuhan short course atau pelatihan jangka pendek dan dilanjutkan dengan praktek kerja yang ditempatkan sesuai dengan bidang keahlian masing-masing. Dalam pelatihan tersebut nantinya akan diberikan beberapa materi dengan bimbingan dan arahan dari mentor yang berkompeten hingga memperoleh billing rate atau harga layanan jasa saat mendirikan usaha secara mandiri. Berbeda dengan Pusat Pelatihan Kerja, Program EJSC sendiri akan mengawal peserta hingga mendapatkan sertifikasi magang dan billing rate perjam.
Dalam Program EJSC juga menyediakan pelayanan perizinan 5 (lima) sektor sesuai dengan service point yang ada di Bakorwil. Adapun 5 (lima) sektor tersebut antara lain : sektor kesehatan, sektor kebinamargaan, sektor sumber daya alam, sektor kelautan dan perikanan, sektor pertanian.
Direncanakan juga akan disediakan segala jenis informasi yang terkait pembangunan ekonomi di Jawa Timur dan wilayah masing-masing Bakorwil pada khususnya. Di sediakan pula pusat informasi investasi baik yang akan dilakukan di dalam negeri maupun diluar negeri, sebagai pusat informasi peluang investasi, pusat informasi peluang bisnis bagi pelaku Usaha Mikro kecil dan Menengah (UMKM). EJSC sendiri di fungsikan sebagai sarana komunal branding dalam penentuan merk produk yang disepakati. Pemerintah hadir sebagai mediator dan partnership guna memajukan UMKM, untuk mempertemukan antara penjual dan pembeli baik dari dalam maupun dari luar negeri.
Dengan alokasi anggaran sekretariat EJSC didukung anggaran oleh beberapa instansi pendukung diantaranya Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Provinsi Jawa Timur, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Keberadaan sekretariat EJSC sendiri akan bertempat di Kantor Bakorwil Jember sebagai penunjang program-program kerja Gubernur Jawa Timur yang dikenal dengan Nawa Bhakti Satya. Adapun estimasi besaran anggaran yang diberikan oleh Dinas PU Cipta Karya sebesar Rp 3,4 M untuk pembangunan fisik dan sarana prasarana penunjang IT kesekretariatan EJSC.
Sedangkan pembentukan Tim Independen yang beranggotakan instansi pendukung meliputi Biro Administrasi Perekonomian Setda Prov. Jatim, Dinas PU Cipta Karya Prov. Jatim, dan Bakorwil Se Jawa Timur. Untuk melengkapai Pemenuhan sarana dan prasarana penunjang sekretariat EJSC memerlukan tenaga pendukung yang akan membantu proses pengadminstrasian di masing-masing sekretariat. Proses rekrutment dilaksanakan mulai tanggal 18 – 25 Februari 2019.